LAPORAN
PEMBUATAN VCO
Pendidikan Dasar Kimia ( PDK )
KIMIA INDUSTRI
Disusun Oleh :
NAMA :
Feny An’nisa
NIS : 101002640
PROG. KEAHLIAN : KIMIA
INDUSTRI
DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 1 GUNUNGPUTRI
KELOMPOK TEKNOLOGI REKAYASA
Jl. Barokah No. 06
Wanaherang – Gunung Putri Kab. Bogor
16965
Telp/Fax : (021)
8673310 E-mail : smkn1gnp@smkn1gnputri.sc.id
Kata
Pengantar
Puji syukur saya
panjatkan kehadirat Allah SWT, karena atas berkat Rahmat dan izin-Nya penyusunan Laporan pembuatan VCO ini dapat
diselesaikan.
Tujuan dari
penyusunan laporan prakerin ini adalah sebagai salah satu syarat tugas akhir
Pendidikan Dasar Kimia pada tahun ajaran 2012/2013 di SMK Negeri 1 Gunungputri.
Laporan ini
disusun atas pelaksanaan saya mengikuti Praktikum di SMKN 1 Gunungputri yang bertempat di
Jln.Barokah No.06 Desa Wanaerang kec. Gunungputri Kab. Bogor, prov. Jawa Barat
. terhitung mulai tanggal 22-23 february 2013. Pada kesempatan ini saya ingin
mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam
terselesaikannya laporan ini.
Saya ingin mengucapkan terimakasih
kepada :
1.
Allah
SWT, karena atas Rahmat dan izin-Nya
saya dapat menyelesaikan Laporan pembuatan VCO
2.
Kedua
orang tua saya yang telah memberikan dorongan dan motivasi agar
terselesaikannya Laporan pembuatan VCO
3.
Bapak
Asep Mulyana S, Pd selaku guru mata pelajaran PDK
4.
Ibu
Desi Ariani S, Si selaku pembimbing
praktikum
5.
Seluruh
teman-teman khususnya XII.KIMIA.1 yang
telah memberikan dorongan dan bantuan sehingga laporan ini dapat terselesaikan.
Saya menyadari
bahwa dalam penulisan laporan ini masih terdapat kesalahan-kesalahan yang tidak
saya ketahui. Maka dari itu saya sangat mengharapkan kritik dan saran yang
sifatnya membangun untuk kemajuan pembuatan laporan selanjutnya.
Demikian laporan
ini saya buat semoga dapat bermanfaat bagi saya khususnya, dan bagi pembaca
pada umumnya.
Gunung
Putri, February 2013
Peyusun
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang
Minyak kelapa pada umumnya dibagi menjadi 2 katefori utma yaitu RBD dan
virgin. Penyebabnya adalah proses pembuatan dan pemilihan buah kelapanya, yang
mempengaruhi kualitas, penampakan, rasa, bau, dan tentu saja khasiatnya.
Perbedaan proses pembuatan ini sangat mencolok dan berbeda nyata. RBD atau
minyak yang disuling, dikelantang, dan dihilangkan baunya. Virgin dapat
diartikan sebagai masih murni atau perawan.
RBD terbuat dari kopra (daging kelapa yang dijemurmatahari atau
diasapi).sedangkan VCO atau virgin coconut oil terbuat dari minyak kelapa
segar. Prosesnya dilakukan dibuat dalam suhu yang relatif rendah.
1.2 Tujuan
praktikum
Adapun tujuan dari
laporan ini yaitu :
· untuk
mengetahui cara-cara pembuatan minyak VCO
· untuk mengetahui VCO yang baik dan berkualitas
· untuk
mengetahui manfaat yang terkandung dalam minyak VCO
1.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan Praktikum
Tempat pelaksanaan di Laboratorium Kimia Analis SMKN 1 Gunungputri yang bertempat di Jln.Barokah No.06 Desa Wanaerang kec.
Gunungputri Kab. Bogor, prov. Jawa Barat. Dan waktu Pelaksanaannya yaitu tanggal 22- 23 februari 2013.
1.4 Metode Pengumpulan Data
Untuk menyusun laporan ini penyusun menggunakan panduan agar
laporan ini tidak menyimpang dari tujuan penulisan laporan, adapun metode yang
digunakan untuk mengumpulkan data antara lain :
· Wawancara langsung dengan pembimbing agar
dapat memberikan informasi tentang data-data yang diperlukan.
· Observasi atau melakukan pengamatan dan peninjauan langsung.
· Kajian pustaka yaitu dengan membaca buku-buku yang berkaitan dengan
penulisan laporan, serta browsing di internet.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1
Pengertian VCO (Virgin Coconut Oil)
VCO atau virgin coconut oil dibuat
dari kelapa segar tanpa melalui proses pemanasan, mengandung lauric acid atau
asam laurat yang tinggi. Prosesnya dilakukan dalam suhu yang relatif rendah.
Daging buah diperas santannya. Santan ini diproses lebih lanjut melalui proses
fermentasi, pendinginan, tekanan mekanis atau sentrifugasi. Penambahn zat
kimiawi organis dan pelarut kimia tidak dipakai serta pemakaian suhu tinggi
juga tidak diterapkan.hasilnya berupa minyak kelapa murni yang rasanya unik.
Apabila beku warnanya putih murni dan dalam keadaan cair tidak berwarna atau
bening.
2.2
Manfaat Minyak VCO
Karena mengandung asam
laurat yang cukup tinggi maka minyak VCO memiliki beberapa manfaat, yang
menurut hasil penelitian secara ilmiah bahwa asam laurat dalam tubuh manusia
diubah menjadi monolaurin dan yang menjadi paling kuat dalam membunuh virus,
bakteri, cedawan dan protozoa sehingga dapat menanggulangi serangan virus
seperti HIV, herpes, influenza dan berbagaibakteri pantogen termasuk listeria
monocytogenes dan helicobacter pyloryd. Dan masih banyak lagi manfaat dari vco.
BAB III
METODOLOGI PRAKTIKUM
3.1 Alat dan Bahan
a)
Alat
No
|
Nama alat
|
Spesifikasi
|
Jumlah
|
1
|
Baskom
Plastik
|
-
|
1 buah
|
2
|
Saringan
Santan
|
d=20
|
1 buah
|
3
|
Neraca Teknis
|
-
|
1 buah
|
4
|
Neraca
Analitik
|
-
|
1 buah
|
5
|
Toles Plastik
|
-
|
2 buah
|
6
|
Sendok
|
-
|
1 buah
|
7
|
Beaker Glass
|
500 ml
|
1 buah
|
8
|
Termometer
|
110
|
1 buah
|
9
|
Glass Ukur
|
500 ml
|
1 buah
|
10
|
Glass Ukur
|
50 ml
|
1 buah
|
11
|
Erlenmeyer
|
100 ml
|
2 buah
|
12
|
Botol Aquades
|
-
|
1 buah
|
13
|
Buret
|
50 ml
|
1 buah
|
14
|
Corong
|
d=7,5
|
1 buah
|
15
|
Corong
Plastik
|
-
|
2 buah
|
16
|
Selang
|
-
|
1 buah
|
17
|
Mixer
|
-
|
1 buah
|
18
|
Inkubator
|
-
|
1 buah
|
19
|
Water Bath
|
-
|
1 buah
|
20
|
Piknometer
|
10 ml
|
1 buah
|
21
|
Pipet Tetes
|
-
|
1 buah
|
22
|
Kain Saring
|
-
|
1 buah
|
23
|
Klem Dan
Statif
|
-
|
1 buah
|
24
|
Batang
Pengaduk
|
-
|
1 buah
|
25
|
Tissue
|
-
|
1 pack
|
26
|
Kertas Saring
|
-
|
1 buah
|
27
|
Waterbath
|
-
|
1 buah
|
28
|
Spatula
|
-
|
1 buah
|
b)
Bahan
No
|
Nama bahan
|
Rumus kimia
|
konsentrasi
|
Jumlah
|
1
|
kelapa parut
|
-
|
-
|
500 gram
|
2
|
air hangat
|
H2O
|
-
|
500 ml
|
3
|
kalium
hidroksida
|
KOH
|
0.1 N
|
250 ml
|
4
|
asam oksalat
|
C2H2O4.2H20
|
0.1 N
|
100 ml
|
5
|
Aseton
|
CH3COCH3
|
-
|
|
6
|
Phenolftalein
|
C20H14O4
|
2%
|
100 ml
|
7
|
Ethanol
|
C2H5OH
|
95%
|
100 ml
|
8
|
AQUADES
|
H2O
|
-
|
3.2
Prosedur Kerja
3.2.1 Pembuatan Virgin
Coconut Oil (VCO)
§ Timbang 500
gram kelapa parut yang semantan (tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda).
§ Tambahkan 500
mL aquadest, dan lakukan ekstrak menjadi santan
§ Hasil ekstraksi
(santan) diamkan selama 1 jam.
§ Setelah 1 jam
akan terbentuk dua lapisan dan pisahkan cairan santan yang kental.
§ Mixing selama
20 menit secara merata.
§ Diamkan selama
12 jam.
§ Saring VCO yang
dihasilkan dan panaskan (murnikan) hasil VCO
tersebut dengan water bath pada suhu 60oC-70oC
selama 30 menit.
3.2.2 Uji mutu VCO
1.
Uji Mutu Warna
VCO Yang baik adalah VCO ynag berwarna jernih
2.
Uji Mutu Bau
VCO seharusnya dan sebaiknya memiliki bau yang
khas serta tidak berbau tengik
3.
Uji Mutu Massa
Jenis
§ Timbang
piknometer kosong (catat)
§ Isi piknometer dengan air dan timbang (catat)
§ Bersihkan
piknometer sampai kering
§ Kemudian isi
piknomneter dengan VCO dan timbang (catat)
§ Hitung massa
jenis dari VCO
4.
Uji Mutu ALB ( Asam Lemak Bebas)
§ Timbang dengan
teliti 3 gram sample dalam gelas Erlenmeyer 100 mL, tambahkan 50 mL ethanol 95%
netral panaskan ± 5 menit.
§ Tambahkan 3
tetes indicator phenolphthalein (pp) dan titrasi dengan larutan KOH ± 0,1 N
§ Titik akhir
titrasi ditandai dengan terbentuknya warna merah muda yang tetap (tidak berubah
kurang dari 15 menit).
§ Lakukan titrasi
sebanyak 2 x



Bu Feny, mohon informasi dmn sy bs menemukan home industri pengolahan minyak kelapa VCO d Jawa Barat.Trm ksh
BalasHapus